34 Calon Paskibraka Morotai Mulai Dikarantina, Wabup: Tugas Kalian Adalah Amanah Bangsa
Stevi | 21 Juli 2026 | Dibaca 23 kali |

Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 resmi memasuki masa karantina

Morotai – Sebanyak 34 putra-putri terbaik Kabupaten Pulau Morotai yang tergabung sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 resmi memasuki masa karantina pada Senin (20/7/2026). Karantina tersebut menjadi bagian dari tahapan pembinaan menjelang pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar pada 17 Agustus 2026.

Kegiatan karantina dipusatkan di Morotai Inn, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai. Acara pembukaan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, para asisten, staf ahli dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pulau Morotai beserta jajaran, para pembina, pelatih, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Pulau Morotai, orang tua calon Paskibraka, serta seluruh peserta karantina.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, menegaskan bahwa masa karantina bukan sekadar tempat menjalani latihan fisik, melainkan proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi para calon anggota Paskibraka.


"Mulai hari ini adik-adik memasuki masa karantina sebagai bagian penting dari proses pembentukan Calon Paskibraka Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2026. Di tempat ini kalian tidak hanya ditempa secara fisik, tetapi juga dibina karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan sebagai bekal mengemban tugas mulia pada 17 Agustus nanti," ujar Rio.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan para peserta lolos seleksi merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar. Menurutnya, para calon Paskibraka adalah putra-putri terbaik Morotai yang telah melalui proses seleksi secara ketat dan penuh perjuangan.

Karena itu, seluruh peserta diminta memanfaatkan masa karantina dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan, memperkuat mental, serta membentuk karakter yang tangguh. Rio menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh ketekunan, kerja keras, disiplin, dan sikap pantang menyerah dalam menghadapi setiap tantangan.

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembinaan secara sungguh-sungguh sehingga mampu menjalankan tugas sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih dengan baik pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain mempersiapkan petugas upacara, pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda Morotai yang memiliki jiwa kepemimpinan, karakter yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah menuju Kabupaten Pulau Morotai yang unggul, adil, dan sejahtera.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Pulau Morotai, para pembina, pelatih, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), panitia pelaksana, serta orang tua yang terus memberikan dukungan kepada para calon Paskibraka selama proses persiapan.

Menutup sambutannya, Rio berpesan agar seluruh peserta selalu menjaga kesehatan, menaati seluruh tata tertib selama masa karantina, menghormati pembina dan pelatih, serta menjaga kekompakan sebagai satu keluarga besar Paskibraka.

Dengan semangat disiplin, kerja keras, dan kebersamaan, 34 calon Paskibraka Kabupaten Pulau Morotai diharapkan mampu mengemban amanah sebagai pengibar Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pulau Morotai pada 17 Agustus 2026 dengan sukses,"tutupnya

BAGIKAN :