Dari Daerah 3T, Morotai Tunjukkan Keseriusan Bangun ASN Profesional Berbasis Talenta
Stevi | 21 Mei 2026 | Dibaca 84 kali |

Bupati Morotai Rusli Sibua bersama Wakil Kepala BKN Suharmen, S.Kom, M.Si, dan Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, M.Si.

Jakarta — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi dan pembangunan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Ekspose Penerapan Manajemen Talenta ASN yang digelar di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Pulau Morotai sebagai salah satu daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia dalam membangun sistem merit dan tata kelola ASN berbasis kompetensi, kinerja, serta potensi pegawai.

Ekspose tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua bersama Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai.


Sementara itu, dari pihak BKN hadir Wakil Kepala BKN Suharmen, S.Kom, M.Si, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, M.Si, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat, Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN Mohammad Ridwan, Direktur Arsip Kepegawaian Rury Citra Diani, serta Kepala Kantor Regional XI BKN Akhmad Syauki.

Dalam pemaparannya, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan dalam penerapan manajemen talenta ASN. Langkah tersebut meliputi pemetaan pegawai, penguatan basis data ASN, penilaian kompetensi, hingga penyusunan talent pool sebagai dasar pengembangan karier ASN secara objektif dan terukur.

Bupati Pulau Morotai mengatakan, penerapan manajemen talenta merupakan langkah penting dalam menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih optimal kepada masyarakat.

Menurut Bupati, meskipun Morotai berada di wilayah paling utara Provinsi Maluku Utara dengan berbagai keterbatasan, terutama pada aspek jaringan komunikasi dan sarana pendukung, pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan reformasi birokrasi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Daerah 3T bukan alasan untuk tertinggal dalam reformasi birokrasi. Kami ingin memastikan ASN di Morotai memiliki sistem pengembangan karier yang objektif, profesional, dan berbasis kompetensi,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, penerapan manajemen talenta juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menempatkan ASN sesuai kapasitas dan potensi yang dimiliki sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Pada kesempatan tersebut, BKN memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai yang dinilai serius membangun tata kelola ASN yang modern dan berbasis sistem merit.

BKN juga memberikan sejumlah arahan dan penguatan terkait implementasi manajemen talenta agar penerapannya berjalan sesuai regulasi nasional serta mampu mendukung pengembangan karier ASN secara profesional dan berkelanjutan.


Melalui kegiatan ekspose tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap penerapan manajemen talenta ASN dapat semakin optimal dalam mendukung reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan aparatur pemerintah yang kompeten dan berdaya saing.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa daerah 3T juga mampu bergerak maju dalam membangun birokrasi modern yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

BAGIKAN :