Pemda Morotai Matangkan Persiapan Festival 2026, Hadirkan Lomba Budaya dan UMKM
Stevi | 14 Oktober 2026 | Dibaca 5 kali |

Rapat Panitia Morofest yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai

MOROTAI — Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai terus mematangkan persiapan pelaksanaan Morotai Festival 2026 dengan menghadirkan beragam lomba budaya tradisional, hiburan, kuliner, serta melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pemantapan persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Ketua Panitia Morotai Festival 2026, Muhammad Umar Ali, bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai. Rapat berlangsung di ruang rapat Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai, Selasa (13/10/2026).

Dalam rapat tersebut, Muhammad Umar Ali menyampaikan bahwa sejumlah kegiatan perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca demi mengutamakan keselamatan peserta. Salah satunya adalah lomba Mancing Mania yang untuk sementara ditunda pelaksanaannya karena kondisi cuaca berkabut.

“Beberapa item kegiatan harus kita sesuaikan dengan kondisi cuaca. Keselamatan peserta menjadi prioritas utama. Namun, sejumlah lomba seperti tahun sebelumnya tetap dilaksanakan, bahkan ada tambahan kegiatan untuk memeriahkan Morotai Festival 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Morotai Festival yang masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 akan menghadirkan berbagai perlombaan, di antaranya musik tradisional Yanger, tarian tradisional, lomba mewarnai untuk anak-anak, serta eksplorasi tuna.

Pada lomba eksplorasi tuna, peserta diberikan ruang untuk berkreasi mengolah dan menyajikan ikan tuna secara kreatif. Jika pada tahun sebelumnya hanya menggunakan bagian rahang tuna, kali ini peserta dapat memanfaatkan seluruh bagian ikan, mulai dari kepala hingga ekor.

Selain itu, panitia juga menyiapkan lomba Mobile Legends, Morotai Superstar atau karaoke, serta Fun Run sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan festival dan menarik partisipasi masyarakat.

Umar Ali berharap seluruh rangkaian kegiatan selama empat hari pelaksanaan Morotai Festival 2026 dapat menarik partisipasi masyarakat, peserta lomba, serta pengunjung dari berbagai daerah untuk bersama-sama menyukseskan agenda pariwisata tersebut.

Selain mematangkan jenis perlombaan, panitia mulai melakukan penataan lokasi stan di kawasan festival. Masing-masing OPD telah diberikan tanggung jawab untuk mendukung kesiapan lokasi dan pelaksanaan kegiatan.

Setiap kecamatan juga diharapkan menghadirkan minimal lima stan perwakilan untuk menampilkan potensi daerah, termasuk produk unggulan, kuliner, dan kekhasan masing-masing wilayah.

Panitia turut membuka kesempatan bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima untuk berjualan di kawasan Morotai Festival. Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang promosi bagi produk lokal sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama festival berlangsung.

Melalui persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap Morotai Festival 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga mampu mendorong promosi pariwisata serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM.(*)

BAGIKAN :