Pemprov Maluku Utara dan Morotai Perkuat Sinergi, POPDA XII Disiapkan Lebih Terarah dan Berkualitas
Stevi | 15 April 2026 | Dibaca 89 kali |

Penandatanganan kesepakatan antara Dispora Provinsi dan Kabupaten Pulau Morotai dalam menyukseskan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII

Morotai - Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mempertegas komitmennya dalam menyukseskan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII dengan menjalin kerja sama strategis bersama Dispora Kabupaten Pulau Morotai. Kesepakatan resmi tersebut menjadi landasan penting dalam mengatur pembagian peran dan tanggung jawab kedua belah pihak demi memastikan pelaksanaan ajang olahraga pelajar berjalan optimal dan berkelas di Morotai.

Penandatanganan kesepakatan dilaksanakan pada Rabu (15/04/2026) di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Morotai Muhammad Umar Ali, Asisten III Setda Malut M. Sukur Lila, Kadispora Maluku Utara Nani Pakaya, serta pimpinan Dispora dari kedua tingkatan pemerintahan.


Mewakili Gubernur Maluku Utara, Asisten III Setda Malut M. Sukur Lila menegaskan bahwa kesepakatan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah nyata untuk memperjelas peran sebagai tuan rumah sekaligus memastikan kesiapan menyeluruh. Ia menekankan bahwa POPDA XII tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan dan membangun pengalaman berkesan bagi seluruh kontingen dari 10 kabupaten/kota.

“Kami ingin menciptakan kenyamanan agar tamu yang datang merasa betah dan berkeinginan kembali ke Morotai di masa depan,” ujarnya.

Komitmen pengembangan olahraga di Maluku Utara juga terus diperluas hingga ke tingkat desa. Pemerintah daerah mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi pelatih, khususnya pada cabang olahraga populer seperti sepak bola dan bola voli. Program “Satu Desa Satu Pelatih” menjadi strategi utama dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang merata dan berkelanjutan.

Kadispora Maluku Utara, Nani Pakaya, menambahkan bahwa langkah konkret telah dilakukan melalui pemberian lisensi pelatih secara kolektif kepada perwakilan dari 10 kabupaten/kota. Ke depan, Kabupaten Pulau Morotai juga akan menjadi salah satu pusat pelaksanaan pelatihan serupa guna memperkuat kapasitas pelatih lokal.

Terkait pelaksanaan POPDA XII, Nani memastikan agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni hingga awal Juli 2026. Ia juga menegaskan bahwa kesiapan anggaran telah dipastikan, sehingga saat ini fokus diarahkan pada pemantapan aspek teknis di lapangan.

“Dengan kejelasan pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten pulau Morotai, kami optimistis pelaksanaan POPDA XII akan lebih terukur dan mampu memberikan hasil maksimal,” tutupnya.


Melalui sinergi yang solid ini, POPDA XII diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat persatuan, membangun prestasi, serta mendorong kemajuan sektor olahraga di Maluku Utara secara menyeluruh. (Iwn/stv)


BAGIKAN :